Home
/
Automotive

Mengenal Level Kemampuan Mobil Otonom

Mengenal Level Kemampuan Mobil Otonom
Siti Nur Arifa17 January 2021
Bagikan :

(Foto: dok. Nuro)

Uzone.id – Keberadaan dan pertumbuhan mobil listrik di tanah air memang tengah menggeliat, berbagai produsen yang sebelumnya cuma menghadirkan mobil listrik buatannya di negara lain sekarang mulai melirik Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, bahkan ada pabrikan mobil listrik yang berani buat berinvestasi di salah satu kota di Indonesia buat bangun pusat mobil listrik terbesar di kawasan Asia Tenggara. Di sisi lain, ada jenis mobil yang pengembangannya juga lagi lumayan dipertimbangkan layaknya mobil listrik, yaitu mobil otonom.

Buat yang belum tahu, mobil otonom adalah mobil yang bisa beroperasi tanpa dikendalikan manusia, dengan serangkaian radar, sensor, dan software yang tersebar di seluruh bagian mobil sehingga bisa berkendara layaknya dikendalikan oleh manusia. Mobil otonom dibagi jadi beberapa level sesuai kemampuannya.

Baca juga: Zoox Robotaxi, Kendaraan Otonom Tanpa Setir Buatan Amazon

Level 0, mobil tanpa otomatisasi yang saat ini umum dipakai kebanyakan orang, semua sistem berkendara mulai dari menyetir, mengerem, mengakselerasi atau menurunkan laju kendaraan masih sepenuhnya dilakukan pengemudi.

Level 1, hampir semua fungsi berkendara masih ada di bawah kendali pengemudi, tapi beberapa fungsi bisa dijalankan secara otomatis, contohnya fitur Adaptive Cruise Control yang mendeteksi kendaraan atau objek lain di sekitar mobil dan memberi peringatan kalau ada potensi kecelakan.

Level 2, mobil dengan otomatisasi mengemudi sebagian, pengemudi mulai bisa melepaskan tengan dari setir dan pedal gas, tapi tetap harus siap sedia dan waspada saat keadaan dirasa genting.

Level 3, selevel lebih tinggi, mobil otonom di level ini punya kemampuan mendeteksi sekitar dan mengambil keputusan yang dianggap sesuai, seperti menyalip kendaraan yang berada di depan.

Level 4, otomatisasi mengemudi semakin tinggi, kendaraan mampu mengemudikan, mengerem, mempercepat, memantau kondisi sekitar dan mengambil tindakan, menentukan kapan pindah jalur, berbelok, sampai menggunakan lampu sein.

Level 5, tingkatan paling dewa dengan otomatisasi penuh, kayanya udah gak bisa dibilang mengemudi lagi, karena mobil dengan level otonom ini udah gak memiliki setir, pedal gas dan rem, bahkan bentukannya bisa aja udah gak dalam bentuk mobil lagi, jadi terlihat lebih pantas dengan sebutan kendaraan otonom.

Dari semua tingkatan yang ada, tentunya belum ada pabrikan yang membuat mobil otonom level 5 buat tujuan komersil atau dipakai sebagai kendaraan peribadi. Tapi, terlepas dari itu, beberapa produsen terkenal seperi Ford, BMW, dan Nissan kabarnya lagi mengembangkan mobil otonom di level 4.

populerRelated Article