Home
/
Lifestyle

Hal-hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Gym

Hal-hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Gym
Redaksi Fitness For Men10 July 2017
Bagikan :

Bermasalah karena sulit mendekati wanita idaman di kantor karena perut Anda terlalu buncit atau badan terlalu kurus, memang bisa menjadi salah satu alasan Anda untuk pergi ke gym.

Tapi jangan hanya karena semangat itu, Anda lantas ugal-ugalan ketika berlatih di gym, termasuk tidak memperhatikan penampilan di gym.

Ingat, yang berlatih di gym tidak semuanya pria. Banyak juga wanita-wanita cantik dengan bentuk badan indah yang bisa saja mengurungkan niat Anda mendekati 'wanita' kantor Anda.

Jadi sebaiknya, tampil senormal mungkin di gym agar kesempatan untuk berkenalan dengan wantia atau bahkan membuka lebar network, tetap terbuka. Dan yang paling penting, Anda tidak turut andil dalam mempermalukan diri sendiri di gym, nanti.

Pakaian

Memang tujuan Anda ke gym adalah untuk melatih tubuh plus menjaga kebugaran, bukan untuk show off dan tampil gaya. Jadi, perhatikan pilihan pakaian ketika di gym. Jangan sampai Anda terlihat terlalu meriah atau konyol dengan pakaian yang Anda kenakan, meski Anda merasa nyaman dengannya. Berikut jenis pakaian yang baiknya Anda kenakan dan dihindari saat di gym.

Dos:

Tank tees

Tank tees disini bukan jenis kaos singlet dengan logo produsen bir lokal atau gambar lokasi wisata. Tentunya sangat menggelikan jika Anda mengenakannya di gym. Pilih tank tee yang pas di badan, tidak terlalu ketat atau slouchy, sehingga tidak membatasi pergerakan Anda.

Tentunya Anda tidak ingin terlihat berkeringat banyak – ke arah berminyak – saat berolahraga, bukan? Jadi plih t-shirt dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan juga masih mampu membuat kulit Anda untuk bernapas.

Aksesori yang tepat

Kecuali Anda berambut panjang dan rambut Anda menghalangi pandangan saat berolah raga, lebih baik singkirkan headbands sebagai aksesoris andalan Anda di gym. Menggunakan headbands juga tidak membuat penampilan Anda terlihat lebih keren di gym, malah sebaliknya.

Masukkan MP3 player, headphones, dan heart rate monitor ke tas gym Anda, karena ketiga hal tersebut merupakan aksesori yang akan benar-benar dibutuhkan. Jika Anda berniat untuk melatih diri dengan angkat beban, jangan lupa bawa gloves di tas Anda. Ingat, gloves hanya berfungsi untuk weight lift dan jugaRPM, selain itu, Anda akan terlihat aneh.

Update pakaian Anda

Memang trend gaya selalu berganti, namun disini lebih ditekankan pada fungsi dari pakaian Anda. T-shirt favorit Anda yang sudah digunakan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, selain tampak pudar dan lusuh juga kemampuan akan menyerap keringat dan memaksimalkan daya gerak juga berkurang.

Baju yang sudah dicuci ratusan kali hendaknya mulai dibuang dan digantikan dengan yang baru agar mampu bekerja secara maksimal, plus memotivasi Anda untuk tampil percaya diri dan gaya.

Don'ts:

Celana pendek ekstrim

Ingat, jika Anda bukan pelari marathon, atau tidak sedang menghadiri pesta kostum ala tahun 70an, buang jauh-jauh pikiran untuk menggunakan celana super mini ketika sedang berolah raga.

Kami mengerti, Anda berusaha keras memahat bagian paha supaya terlihat kokoh, namun dengan celana super mini dan ketat? Percayalah, hal tersebut akan menjadi pemandangan yang mengganggu mata. Celana dengan panjang yang cukup untuk menutupi paha atas dan diatas lutut merupakan pilihan yang tepat.

T-shirt terlalu ketat

T-shirt yang fit di badan mampu membuat gerakan Anda menjadi lebih maksimal, namun jika sedikit terlalu ketat dan apalagi jika Anda masih memiliki perut buncit, akan tampak kurang enak dipandang mata dan terlihat kurang nyaman dikenakan.

Jangan pernah gunakan tank top dengan model minim yang mempertontonkan lebih banyak bagian tubuh, sebagus apapun tubuh Anda. Selain terlihat sedikit konyol, efek lainnya Anda akan lebih sering melihat diri Anda di cermin saat berolah raga memperhatikan bentuk tubuh yang sedang dilatih dan kurang fokus akan olah raga yang sedang dilakukan.

Warna terang

Jika Anda belum mencapai target bentuk tubuh maksimal, sebaiknya menghindari warna-warna terang untuk pakaian gym Anda. Warna terang akan semakin meng-highlite timbunan-timbunan lemak di tubuh Anda dan lebih menarik perhatian.

Anda tidak ingin terlihat seperti ingin menghadiri sebuah parade dan terlihat terlalu meriah, bukan? Ada baiknya untuk tetap menggunakan warma hitam dan abu-abu, selain terlihat lebih netral dan maskulin, warna tersebut sangatlah mudah untuk dipadu-padankan.

Attitude

Setelah membenahi diri dengan pakaian yang pantas untuk pergi ke pusat kebugaran, ada baiknya kalau Anda juga memperhatikan gerak-gerik Anda di fitness centre. Daripada membuat orang lain tidak nyaman dan hal terburuk yang bisa terjadi, membership Anda dicabut, karena dinilai terlalu mengganggu. Jadi sebaiknya perhatikan beberapa poin dibawah ini.

Dos:

Jika Ragu, Bertanyalah

Bagi para pemula, gym bisa menjadi tempat yang sedikit mengintimidasi. Terutama jika dikelilingi oleh memberlain yang tampak sudah pro dengan pilihan alat yang digunakan berlatih. Daripada Anda tampak konyol dan salah saat menggunakan alat, dan terlihat hanya mondar-mandir karena ragu-ragu memilih alat, sebaik bertanya pada personal trainer yang ada didekat Anda. Jelaskan pada mereka, bagian tubuh mana yang ingin Anda latih dan alat yang tepat untuk membantu Anda berlatih.

Simpan Telepon Genggam Anda di Loker

Meski berlatih di gym sudah menjadi suatu gaya hidup, namun tidak berarti Anda wajib live report dan memamerkan diri ke teman-teman Anda di jejari sosial mengenai berapa jauh Anda telah berlari, apa saja yang sudah dilatih.

Telepon selular, selain mengganggu konsentrasi Anda juga sangat tidak nyaman di bawa pada saat Anda berolah raga. Bunyi ringtone Anda juga dapat mengganggu member lain dan mampu memecah konsentrasi. Hati-hati jika Anda mencoba mengambil gambar di gym melalui telepon genggam Anda. Siapa tahu ada yang tersinggung difoto.

Angkat Beban Yang Sesuai

Jangan hanya karena Anda ingin pamer kepada wanita incaran Anda di gym, lalu berusaha menunjukkan kekuatan Anda dengan mengangkat beban yang sangat berat. Ini dapat berakibat fatal.

Selain Anda mempermalukan diri sendiri karena terlihat terlalu memaksakan diri mengangkat beban yang tidak sesuai dengan kapasitas, Anda juga bisa terkena cedera parah. Ingat, tujuan Anda adalah membentuk biceps dan triceps, dan otot lainnya, bukan untuk pamer kekuatan.

Don'ts:

Jangan Tinggalkan Keringat

Tidak ada yang lebih mengganggu selain keringat yang menempel dan tersisa di alat setelah digunakan. Tentunya Anda tidak ingin di cap sebagai member yang jorok, bukan? Nah, setelah latihan, Anda berkeringat dan meninggalkan bekas di alat yang Anda gunakan, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu keringat yang menempel di alat yang Anda gunakan.

Jangan Terlalu Sering Becermin

Banyaknya cermin di pusat kebugaran gunanya bukan untuk berdandan dan memperhatikan diri sendiri, apakah Anda masih terlihat ok walaupun berkeringat, atau apakah rambut Anda masih terlihat bagus setelah mengangkat beban puluhan kali.

Fungsi cermin di gym adalah untuk melihat apakah postur Anda saat menggunakan alat sudah sesuai atau belum, bukan untuk mengagumi diri sendiri. Selain itu, melihat cermin setelah menggunakan alat tidak akan membuat penampilan Anda berubah secara drastis, jadi daripada Anda kecewa, lebih baik hindari sering-sering bercermin di gym.

Ruang Ganti dan Sauna

Sebagus apapun tubuh Anda, tetap gunakan handuk Anda di ruang ganti dan sauna. Apapun tujuan Anda, jangan pernah berpikir untuk memamerkan hasil kerja keras di gym tanpa sehelai benang pun di ruang ganti dan sauna.

Selain menciptakan suasana aneh, Anda akan membuat member lain merasa tidak nyaman. Anda boleh saja mengagumi hasil latihan keras memberlain namun jangan terlalu memperhatikan tubuh mereka, apalagi sampai memegang bagian tubuhnya. Anda tentunya tidak ingin mendapat julukan the creepy guy in the locker room, atau locker room freak kan?

populerRelated Article