Home
/
News

Cerita Harmonis Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Sejak Tahun 1960

Cerita Harmonis Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Sejak Tahun 1960
Ochi Amanaturrosyidah25 December 2018
Bagikan :

Toleransi antarumat beragama tidak selalu diwujudkan dalam hal besar. Seperti yang selalu dilakukan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral setiap tahunnya: berbagi lahan parkir di hari raya.

Tahun ini, Masjid Istiqlal menyediakan sekitar 600 lahan parkir bagi jemaah Katedral yang ingin beribadah Natal. Tak hanya itu, Masjid Istiqlal juga mempersilakan jemaah Katedral untuk menggunakan fasilitas masjid seperti kamar mandi.

"Kalau mereka lelah pun, pengin istirahat, sejenak memulihkan tenaga, silakan duduk di koridor. Tetapi tentunya mengikuti aturan di masjid, terutama masalah pakaian," kata Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (25/12).

Preview

Bahu membahu antara Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral sebenarnya bukan hal yang baru. Menurut Abu Hurairah, hal tersebut bahkan sudah terjadi sejak Masjid Istiqlal mulai digunakan pada tahun 1960-an.

“Kalau kita lihat sejarah, sebelum diresmikan di tahun 1978 oleh Pak Harto, ini masjid sudah mulai digunakan sejak akhir tahun 1960an, dan sejak saat itu Istiqlal dengan Katedral bekerja sama, bilamana ada acara-acara keagamaan seperti christmas, misa agung dan lain lain sebagainya,” kata Abu Hurairah.

Preview

Tak hanya di hari Natal, saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha pun kedua tempat ibadah itu saling berbagi lahan parkir. Gereja Katedral tidak akan segan membuka lahan parkirnya bagi umat Muslim yang ingin beribadah.

“Kami juga kalau Idul Fitri dan Idul Adha kan penuh di sini, bahkan mobil sampai membeludak keluar. Mereka enggak masalah Islam mau masuk ke Katedral menggunakan lahan parkir,” lanjutnya.

Hingga saat ini, Abu Hurairah mengaku belum pernah ada konflik antara dua icon keagamaan di Ibu Kota itu. Malah, dari tahun ke tahun, kerja sama keduanya meningkat seiring dengan rasa toleransi yang semakin mesra.

“Sering kedengaran lonceng itu sampai di sini, enggak ada masalah. Hidup harmonis saling menghormati saling berbagi itu keliatan sekali antara Istiqlal dan Gereja Katedral,” tutupnya.

populerRelated Article